![]() | |
| sumber : Google Images |
Pertanyaan yang biasa ditanyakan orang saat mendengarnya adalah ini buat apa? Siwak sendiri merupakan semacam sikat gigi tradisional yang diperoleh dari ranting pohon arak (Salvadora persica). Pohon arak sendiri merupakan sejenis tanaman perdu yang dapat ditemui dari India hingga ke Afrika. Ini dia gambarnya.
![]() |
| sumber : Wikipedia |
Bingung ya? Sama. Di zaman serba modern ini banyak orang bingung kenapa masih pakai "sikat gigi primitif" sementara sekarang ada "sikat gigi yang lebih modern". Bahkan ane pernah diledek Emak gara-gara sering bolak-balik beli siwak. Omong-omong soal sikat gigi jenis ini, kebudayaan kuno saja sudah mengenalnya. Seperti bangsa Babilonia, Mesir, dan orang-orang Tionghoa di masa lalu. Sebenarnya ada banyak jenis sikat gigi alami yang terbuat dari ranting tumbuhan selain siwak. Berhubung ini membahas siwak jadi tulisan ini akan membahas lebih lanjut tentang siwak saja.
Jika ente seorang muslim, pasti pernah mendengar tentang siwak dalam hadits. Bahkan penggunaan siwak dianjurkan. Ada beberapa kondisi di mana kita boleh menggunakannya, misalnya sebelum sholat, sebelum dan sesudah makan, saat memasuki rumah, saat merasa mulut gak enak, dan masih banyak lagi. Berhubung ane tahunya segitu ya sebaiknya cari tahu lebih dalam lagi mengenai penggunaan siwak :)
Ane pertama mengenal siwak dari buku. Ini ada sedikit pengalaman mengenai bersiwak. Dulu saat ane masih pakai sikat gigi, ane sering mengalami keluhan. Setiap gosok gigi pasti ujung-ujungnya gusi berdarah. Mirip ama iklan di TV yang itu lho (awas DP). Padahal udah pake sikat yang katanya lebih lembut dan digosok gak terlalu kuat.
Setelah itu ane gak sengaja nemu buku tentang sunnah Rasul. Ada salah satu pernyataan yang menyebutkan,
"Memakai siwak tidak akan membuat gusi berdarah meski digosok keras-keras."
Pas ane coba bener juga. Malah sampai sekarang ane tetep menggunakan siwak. Berdasarkan pengalaman ane, ane mendapatkan manfaat bersiwak seperti yang ane telusuri di buku dan internet.
- Memakai siwak tidak akan membuat gusi berdarah meski digosok keras-keras
- Lebih mengirit pengeluaran, terutama bagi anak kos atau kuliahan
Asumsikan saja harga satu buah sikat gigi 3500 dan pasta gigi berukuran kecil 6000. Pembandingnya adalah sebuah siwak dengan harga 6000. Keduanya dipilih dengan harga termurah yang ada di pasaran saat ini. Kali ini menggunakan prinsip anak kos dan kuliahan dengan uang yang terbatas. Keduanya dihitung dalam jangka waktu penggunaan selama 6 bulan. Manakah yang jauh lebih ekonomis? Itu semua pilihan ente.
- Mulut terasa lebih wangi dan segar
| sumber : www.muftisays.com |
- Siwak ramah lingkungan
- Mencegah masalah-masalah gigi dan gusi
- Menenangkan gigi sensitif
Bicara soal siwak, ini ada hal-hal yang perlu diketahui tentang pemeliharaannya.
Siwak sama seperti ranting pada umumnya yang mudah kering. Jika sudah kering basahi dengan air atau air sari mawar (bukan air mawar yang dijual di pasaran).
Sebelum digunakan untuk pertama kali, pastikan kupas kulitnya terlebih dahulu. Kunyah sedikit hingga jaringan di dalamnya berubah seperti sikat. Pastikan setiap memakainya dibilas air terlebih dahulu. Jangan lupa dibilas juga sesudahnya.
Siwak perlu pula perawatan rutin agar terjaga kebersihannya. Jika ujung siwak sudah tak terasa lagi rasa aslinya lebih baik dipotong lalu dikupas lagi untuk memperoleh ujung yang baru. Lakukan hal itu hingga siwak benar-benar habis digunakan.
Penyimpanan pun penting. Jangan taruh siwak di kamar mandi terlebih di dekat wastafel atau wc. Memang hal itu praktis. Sebenarnya untuk menghindari kontaminasi silang dari aja. Simpan di tempat yang sulit terjangkau anak kecil agar lebih aman. Jangan lupa keringkan siwak setelah selesai digunakan. Siwak berasal dari kayu yang mudah berjamur.
Masih ragu apakah akan sebersih saat menggunakan sikat gigi biasa? Pernah diajari cara menyikat gigi yang benar di sekolah 'kan? Hal itu berlaku pula saat menggunakan siwak. Memang awalnya sulit karena tak biasa menggunakan siwak. Nanti lama-kelamaan terbiasa. Malah siwak dapat menjangkau sela-sela gigi lebih baik dari sikat gigi biasa.
Beli di mana ya? Siwak banyak ditemui di toko-toko perlengkapan muslim atau haji. Kalo misalnya sulit mending beli grosiran di Tanah Abang lalu dijual lagi pada yang membutuhkan. Harga jauh lebih miring karena membeli grosiran juga dapat menyalurkan siwak ke tempat-tempat yang belum terjangkau jalur distribusi umumnya.
Nah, itu dia sedikit pengalaman ane tentang bersiwak. Semoga bermanfaat.


No comments:
Post a Comment